Fungsionalitas komunikasi 4G

Generasi keempat nirkabel (4G) adalah kependekan dari standar nirkabel seluler generasi keempat dan menggantikan komunikasi mobile broadband generasi ketiga. Standar 4G, yang ditetapkan oleh sektor radio International Telecommunication Union (ITU-R), dilambangkan sebagai International Mobile Telecommunications Advanced (IMT-Advanced).

Sistem seluler IMT-Advanced diharapkan dapat secara aman memberikan pengguna layanan mobile dengan bandwidth lebih tinggi dari 100 Mbps, cukup untuk mendukung konten multimedia streaming berkualitas tinggi. Teknologi 3G yang ada, yang sering dicap sebagai Pre-4G (seperti mobile WiMAX dan 3G LTE), tidak memenuhi persyaratan bandwidth ini. Mayoritas implementasi yang dicap sebagai 4G tidak sesuai dengan standar IMT-Advanced yang lengkap.

Premis di balik penawaran layanan 4G adalah memberikan solusi berbasis IP yang komprehensif dimana aplikasi dan layanan multimedia dapat dikirimkan ke pengguna kapan saja dan dimana saja dengan kecepatan data yang tinggi, kualitas layanan premium dan keamanan tinggi.

Mobilitas dan interoperabilitas yang mulus dengan standar nirkabel yang ada sangat penting untuk fungsionalitas komunikasi 4G. Implementasi akan melibatkan teknologi baru seperti femtocell dan picocell, yang akan menjawab kebutuhan pengguna ponsel dimanapun mereka berada dan akan membebaskan sumber daya jaringan untuk pengguna jelajah atau pengguna di area layanan yang lebih terpencil.

4G adalah kumpulan teknologi data seluler generasi keempat. Ini berhasil 3G dan juga disebut “IMT-Advanced,” atau “International Mobile Telecommunications Advanced.” 4G dibuat tersedia pada awal tahun 2005 di Korea Selatan dengan nama WiMAX dan diluncurkan di beberapa negara Eropa dalam beberapa tahun ke depan. Ini mulai tersedia di Amerika Serikat pada tahun 2009, dengan Sprint menjadi operator pertama yang menawarkan jaringan seluler 4G.

Semua standar 4G harus sesuai dengan seperangkat spesifikasi yang dibuat oleh International Telecommunications Union. Misalnya, semua teknologi 4G diperlukan untuk memberikan kecepatan transfer data puncak minimal 100 Mbps. Sementara kecepatan download dan upload yang sebenarnya dapat bervariasi berdasarkan kekuatan sinyal dan gangguan nirkabel, tingkat transfer data 4G sebenarnya dapat melampaui kabel modem dan koneksi DSL.

Seperti 3G, tidak ada standar 4G tunggal. Sebaliknya, penyedia seluler yang berbeda menggunakan teknologi berbeda yang sesuai dengan persyaratan 4G. Misalnya, WiMAX adalah teknologi 4G populer yang digunakan di Asia dan Eropa Timur, sementara LTE (Long Term Evolution) lebih populer di Skandinavia dan Amerika Serikat. Operator paket 3 (Paket Ambisiku Always ON) memberikan Kuota hingga mencapai 50 Gigabyte dengan menambahkan bonus pulsa bicara gratis sebesar Rp 125ribu ke 3 miliar penduduk dunia yang tentunya bisa dipakai sebebas-bebasnya.Anda bisa cari di konter oulsa terdekat atau di situs https://kuota-murah.com/post/daftar-paket-internet-3

Related posts:

This entry was posted in Internet and tagged , . Bookmark the permalink.